Tampilkan postingan dengan label GAME. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GAME. Tampilkan semua postingan

Yes! Para Jomblo Ga Lagi Kesepian, Game Virtual Reality Summer Lesson Segera Dirilis!

11.05.00 Add Comment

Kalian pasti masih ingat bukan, dengan Summer Lesson? Itu adalah game virtual reality yang dikembangkan khusus untuk PlayStation VR-nya Sony. Sudah hampir dua tahun sejak game ini dikonfirmasikan, dan ada sedikit kemungkinan jika Bandai Namco selaku produsennya akan game yang diduga bakal membuat populasi jomblo meningkat pesat ini dibawa ke pasar global, karena sudah didaftarkan hak patennya di Eropa (meskipun sang produser mengakuinya akan susah di kendala bahasa, karena semuanya disuarakan). Kini selama E3 2016, Bandai Namco memastikan kapan game ini bakal dirilis. Game virtual reality Summer Lesson bakal dirilis 13 Oktober 2016 mendatang, dan sepertinya itu bersamaan dengan hari perilisan PlayStation VR. Sayangnya sejauh ini, judul Summer Lesson masih dianggap sebagai judul yang sifatnya sementara, dan mengenai harganya pun baru diumumkan lagi nantinya.
Virtual Reality Summer-Lesson (6)

Game virtual reality Summer Lesson menjadi salah satu game yang paling ramai dibicarakan pasca Sony memastikan jika PlayStation VR playable selama TGS 2015, termasuk juga salah satu tech demonya,Summer Lesson. Banyak yang sudah kuatir gara-gara game ini, populasi jombloers di Jepang khususnya, dan negara lain yang bisa menjangkau PlayStation VR serta game ini, bakal makin bertambah. Pasalnya, para jombloers (cowok khususnya, karena sejauh ini baru gadis virtual yang dikonfirmasikan) bisa dipastikan makin nyaman dengan status mereka, memiliki kekasih atau pasangan virtual yang begitu ideal, mengerti, bisa diajak berkomunikasi kapan saja, dan bahkan menemani pemainnya saat beristirahat di rumah. Masih butuh pasangan di dunia nyata? Tuh kan, membayangkannya saja sudah mengerikan. Perlahan bisa-bisa memusnahkan Jepang (mungkin saja, jika sudah punya pasangan virtual yang begitu “nurut”, buat apa nyari pasangan asli… hehe!).
Summer-Lesson-3
Virtual Reality Summer-Lesson (4)
Seperti yang pernah didemokan tahun lalu, kalian bakal menggunakan handset virtual reality Sony PlayStation VR untuk mensimulasikan interaksi dengan gadis virtual yang langsung tampak di depan mata kalian. Pada tahun 2014 lalu, demo ini menunjukkan cewek SMU Jepang, dan setahun kemudian mendapatkan opsi remaja berambut pirang, yang mengindikasikan jika Bandai Namco memang bukan hanya menarget para jomblo di Jepang saja.
Lihat kembali video game virtual reality Summer Lesson di bawah ini:
Video di atas memperlihatkan gadis yang sudah dikenalkan dalam dua tech demo sebelumnya, melakukan aktivitas belajar, dan anda (dipanggil sensei) mengajari mereka bahasa Inggris dan Jepang. Seperti sebelumnya, kalian bisa membuat pilihan dan menjawab pertanyaan mereka sebagai bagian interaksi. Kalian tinggal menganggukkan kepala untuk respon “yes,” atau menggelengkan kepala untuk “no,” kemudian melihat mereka belajar membaca dari buku. Meskipun sekilas tidak menarik, gameplay-nya pun tidak seperti game lainnya, namun sekadar respon anggota badan di depan gadis manis (ya, meskipun mereka tidak nyata!), sepertinya sudah cukup untuk membuat sebagian orang puas.
Summer-Lesson-4
Virtual Reality Summer-Lesson (3)
Summer Lesson pertama kali dikonfirmasikan Sony sebagai salah satu game purwa rupa untuk perangkat headset virtual reality headset mereka, Project Morpheus selama press conference SCE Japan Asia awal September 2014 lalu. Summer Lesson menjadi hasil pemikiran Katsuhiro Harada, pria yang kita kenal sebagai pencipta serial game fighting Tekken dari Bandai Namco. Namun Summer Lesson jauh dari bayangan sebuah adegan pertarungan dan karakter yang mayoritas berotot. Bahkan, game ini bisa lebih berbahaya dari sebuah kenyataan seandainya kedua karakter evil Jin dan Kazuya itu beneran ada.
Dalam game virtual reality Summer Lesson kalian ditempatkan dalam suatu kamar dan di halaman rumah, bersama seorang cewek virtual. Selanjutnya, kalian bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan sang gadis. Dari demonya saja, sudah terlihat cukup realistis menggambarkan interaksi dan respon karakter virtualnya. Grafisnya lumayan, meskipun masih terkesan anime, dan dibangun menggunakan Unreal Engine 3.
Keseluruhan konsep game virtual reality Summer Lesson ini mengingatkan kami pada game Love Plus yang sempat populer di Nintendo DS. Saking populernya Love Plus sampai ada yang menikahi karakter mereka secara simbolis persis seperti pernikahan dunia nyata.

Inilah Makna dari Logo Hari Game Indonesia (HARGAI) yang Mewakili 4 Generasi Gamer!

10.51.00 Add Comment


Seperti yang telah kami kabarkan sebelumnya, tanggal 8 Agustus telah ditetapkan sebagai Hari Game Indonesia (HARGAI). Mulai sekarang, setiap tanggal 8 Agustus kita akan memperingati hari di mana para gamer dan pelaku industri game Indonesia bersatu untuk menggerakkan ekosistem game tanah air menjadi lebih baik lagi.
Peringatan ini diinisiasi oleh Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan didukung oleh Kemkominfo, Kemenperin, Bekraf, serta Google Play. Tujuan dari HARGAI adalah untuk mengapresiasi masyarakat Indonesia yang telah mendukung industri game di Indonesia selama ini. Diharapkan juga untuk meningkatkan perhatian masyarakat akan keberadaan pengembang game lokal beserta karya yang mereka buat. Sehingga pemerintah dan pelaku industri ini siap menjadi tuan di rumahnya sendiri dengan meraih pangsa pasar lokal tidak kurang dari 50% pada tahun 2020.
HARGAI sendiri memiliki sebuah logo yang ternyata memiliki makna yang cukup dalam lho. Logo HARGAI terdiri dari 4 ikon-ikon yang memiliki makna. Setiap ikon mewakili empat era dari generasi gamer di Indonesia, yaitu ular tangga, kontroler konsol, mouse, dan smartphone.
Logo Hari Game Indonesia (HARGAI)
  • Board Game. Ular tangga atau snake ladder adalah permainan tradisional yang dimainkan menggunakan papan dan pion. Ikon Permainan yang populer di kalangan masyarakat ini digunakan untuk mewakili generasi babyboomers yang rata-rata telah berusia 52 hingga 72 tahun pada tahun 2016.
  • Kontroler. Konsol adalah generasi game modern awal yang paling populer di Asia dan Indonesia pada pertengahan tahun 80-an sampai sekarang.  Ikon kontroler konsol pada logo HARGAI dipilih untuk mewakili generasi pada era ini.
  • Mouse. PC game yang booming pada tahun 2000-an tentunya menjadi fenomena dalam industri hiburan di Indonesia sekaligus membuat industri game, online maupun offline, di tanah air berkembang sangat pesat. Pada era ini pula mulai banyak pengusaha lokal yang berani terjun ke dalam bisnis penerbitan game online di PC. Ikon mouse disematkan dalam logo Hari Game Indonesia untuk mewakili generasi PC gamer.
  • Smartphone. Sebagai salah satu perangkat yang paling mutakhir dan banyak digunakan oleh banyak kalangan, smartphone merupakan ikon yang sangat cocok untuk mewakili generasi masa kini. Penggunasmartphone  dapat mengunduh berbagai game dengan mudah sejak diluncurkannya Apple App Store pada tahun 2008.
Nah, tentunya dengan ikon yang merangkul empat generasi tersebut, HARGAI ini bisa mengajak seluruh lapisan masyarakat, dari gamer hingga orang tua, untuk mulai mengenal berbagai game dari Indonesia.
Seperti yang dituturkan oleh Andi Suryanto, Ketua Umum AGI,”Kami berharap dengan terselenggaranya Hari Game Indonesia dapat menyatukan seluruh pencinta game di Indonesia dan tentunya ini adalah apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung dan mendorong industri game di Indonesia. Besar harapan kami agar masyarakat Indonesia menghargai dan mencintai game-game di Indonesia.“

Resmi, Hari Game Indonesia Telah Ditetapkan Tanggalnya!

10.47.00 Add Comment

Sebuah kabar gembira untuk para gamer dan juga pelaku industri game di Indonesia. Baru-baru ini pemerintah dan AGI (Asosiasi Game Indonesia) telah menetapkan 8 Agustus sebagai Hari Game Indonesia.
Hari Game Indonesia sebenarnya sudah menjadi perbincangan di kalangan pemerintah dan AGI sejak beberapa waktu lalu, dan akhirnya secara resmi hari ini diumumkan. Peringatan Hari Game Indonesia pertama akan dilaksanakan pada 8 Agustus 2016, yang akan hardir dalam kurang dari 3 minggu lagi.
Selain AGI, pihak-pihak yang turut mendukung dan memprakarsai peringatan ini adalah Kemkominfo, Kemenperin, Bekraf, dan juga Google Play. Hari Game Indonesia sendiri sebelumnya juga pernah disebutkan oleh Menkominfo Rudiantara di bulan Ramadan yang lalu bahwa peringatan tersebut akan diadakan oleh pemerintah untuk mendukung perkembangan komunitas dan industri game di Indonesia. Pada kesempatan yang sama, beliau juga menyampaikan tentang akan diresmikannya sistem rating game Indonesia (IGRS) tak lama lagi. Apakah mungkin sistem rating tersebut akan diresmikan juga pada 8 Agustus nanti? Kita tunggu saja.


Andi Suryanto (tengah), Ketua AGI

Belum diketahui peringatan atau acara seperti apa yang akan diadakan pada 8 Agustus 2016 nanti, akan tetapi sepertinya akan melibatkan pihak Google Play yang juga termasuk dalam jajaran pendukung acara ini. Dengan persiapan yang cukup mepet, bisa jadi Hari Game Indonesia tidak akan diadakan secara offline di suatu tempat, melainkan secara online dengan menggunakan sistem yang ada di Google Play.
Situs resminya sendiri sudah bisa kamu kunjungi di harigameindonesia.com. Bagi developer yang ingin ikut berpartisipasi, kamu bisa melakukannya dengan mengeklik tombol “Join Now” dan kamu akan diarahkan menuju alamat email panitia yang bisa dihubungi. Kamu juga bisa mendukung peringatan ini dengan cara memasang Twibbon Hari Game Indonesia dengan mengeklik tombol “Support Us” di laman situs tersebut. Atau kamu juga bisa langsung saja klik tautan yang kami sediakan.
Diadakannya Hari Game Indonesia tentu menjadi sebuah pengakuan tersendiri dari pemerintah atas eksistensi dan perkembangan komunitas serta industri game Indonesia. Dengan ini, semoga Indonesia dapat bergerak bersama menuju ekosistem game yang lebih baik lagi.